Terlihat seperti kerlip bintang pertanda harapan Ternyata cahaya terang menyilaukan pandangan Terlihat seperti senyum penyejuk kalbu Ternyata bibir sinis menyakitkan hati Terlalu banyak sesak di dada Hingga tawapun tertahan Terlalu sering terluka Dan bahagiapun terlupa Kini ia lelah dan menyerah Diam dan berpasrah Bagai air mengalir kemanapun Ia tak pikirkan Tak tengok kanan atau kiri Menabrak bebatuan, terbelah Meluncur terjun Sakit, sudah biasa